Dari Dapur Rumahan ke Panggung Nasional, Perjalanan Mambucha di Pengusaha Muda BRILiaN 2024

Mambucha
Mambucha

Berawal dari keinginan sederhana untuk belajar dan berkembang, Anita Hartono, pendiri Mambucha, melangkah ke program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 dengan tekad kuat untuk membawa bisnisnya naik ke level berikutnya. Ia ingin menemukan cara agar misi Mambucha; menyehatkan masyarakat melalui minuman fermentasi alami, yang bisa tumbuh lebih cepat dan berdampak lebih luas.

“Saya ikut Pengusaha Muda BRILiaN karena ingin dapat ilmu untuk akselerasi bisnis dan memperluas jaringan. Program ini terasa pas untuk membawa Mambucha berkembang dengan lebih terarah,” ujar Anita.

Selama mengikuti program, Anita menggambarkan pengalamannya seperti kembali bersekolah, tapi versi yang lebih nyata dan aplikatif. Ia belajar langsung dari para ahli di bidang bisnis, branding, hingga strategi pengembangan usaha. “Senang banget, rasanya seperti sekolah lagi tapi langsung belajar dari praktisi. Setiap sesi penuh insight baru, dan saya jadi tahu bagaimana mempersiapkan diri, tim, serta perusahaan untuk berani bermimpi dan tumbuh lebih cepat,” katanya.

Salah satu momen yang paling mengubah cara berpikirnya adalah ketika sesi mentoring di awal program. Dari situ, Anita mulai menanamkan pola pikir baru, bahwa bisnis kecil pun bisa membawa perubahan besar. “Dulu saya berpikir, UMKM itu cukup asal jalan dan bertahan. Tapi mentor saya bilang, ‘bisnismu harus berdampak, bahkan bisa mengubah dunia.’ Kalimat itu nempel banget sampai sekarang. Saya jadi melihat Mambucha dari perspektif baru: bisnis yang bisa tumbuh sehat sekaligus membuat dunia lebih baik,” ungkapnya.

Mindset itu menjadi titik balik bagi Anita dan tim Mambucha. Sebagai brand di industri healthcare/wellness, mereka kini lebih percaya diri melangkah membawa misi “Sehatkan Indonesia”. Terlebih setelah menjadi pemenang di bidang healthcare, Anita merasa ada tanggung jawab moral untuk terus menjaga kualitas produk dan memperluas manfaatnya. “Saya merasa diberi amanah besar. Kami terus berusaha menghadirkan produk terbaik dan tetap memberi dampak sosial. Mambucha secara rutin kami kirim ke rumah singgah, panti asuhan, bahkan ke rumah sakit seperti RS Kanker Dharmais, agar bisa membantu pasien dalam proses pemulihan mereka,” tuturnya.

Baginya, membangun kepercayaan konsumen adalah hal paling penting dalam mempertahankan bisnis. Bukan sekadar menjual produk, tetapi juga menjaga komunikasi dan kedekatan dengan pelanggan. “Hubungan dengan konsumen itu kunci. Kami aktif berinteraksi lewat media sosial, chat admin, after sales service, juga lewat komunitas dan kelas edukasi. Kami ingin pelanggan merasa didengar dan tahu bahwa kami hadir untuk memberi solusi sesuai kebutuhan mereka,” jelas Anita.

Kini Mambucha bukan hanya dikenal sebagai minuman kombucha lokal, tapi juga simbol gaya hidup sehat dan sadar lingkungan. Lewat Pengusaha Muda BRILiaN 2024, Anita Hartono membuktikan bahwa ketika bisnis dijalankan dengan niat baik dan visi yang jelas, pertumbuhan dan dampak positif akan berjalan beriringan. Dari setiap botol Mambucha, ada semangat untuk menyebarkan kesehatan, keberanian untuk bermimpi besar, dan keyakinan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana.

Need Help?
Scroll to Top