Author name: aca aca

PMB 2025
Uncategorized

BRI Umumkan Juara Pengusaha Muda BRILiaN 2025, Dorong Entrepreneur Muda Naik Kelas dan Unggul di Pasar

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyelenggarakan Grand Final & Awarding sebagai puncak acara program akselerasi bisnis Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) 2025 di BRILiaN Center, Kamis (12/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat kapasitas UKM Indonesia melalui pengembangan kemampuan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi agar pelaku usaha dapat naik kelas dan semakin berdaya saing. Baca Juga: 9 Ide Inovasi Produk UMKM Biar Gak Kalah Saing 10 Tanda Kamu Sudah Punya Mentalitas Entrepreneur Sejati Dalam acara tersebut, BRI memberikan apresiasi kepada para pemenang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan UMKM. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek utama, meliputi tingkat inovasi, keberlanjutan model bisnis, kesiapan tim, daya saing produk, serta kemampuan storytelling dan pitching di hadapan dewan juri. Penghargaan diserahkan langsung oleh Assistant Vice President BRI, Gede Arya Prayoga kepada lima pemenang dari masing-masing kategori. Pemenang terpilih akan mendapatkan hadiah dari Bank BRI dengan skema pemenang Best of the Best masing-masing kategori akan mendapatkan tabungan senilai 75 juta rupiah dan akan mendapatkan penawaran pinjaman dengan subsidi bunga 0% tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kemudian untuk pemenang favorit akan mendapatkan tabungan senilai 15 juta. Assistant Vice President BRI, Gede Arya Prayoga menyampaikan bahwa program Pengusaha Muda BRILiaN merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam meningkatkan daya saing UKM Indonesia agar menjadi lebih unggul dan mampu memperluas pasar lokal hingga internasional. Melalui program ini, BRI menghadirkan pembinaan bisnis yang berkelanjutan serta membuka akses terhadap pembiayaan, jejaring, serta peluang kolaborasi dan ekspansi pasar yang lebih luas. “Program Pengusaha Muda BRILiaN diharapkan terus menjadi katalis pertumbuhan pengusaha muda Indonesia yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Dengan semangat kolaborasi antara BRI, Young On Top, dan para entrepreneur muda, program ini akan terus mendorong lahirnya bisnis-bisnis yang mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi Indonesia,” ujar Arya. Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2020, Pengusaha Muda BRILiaN terus menunjukkan konsistensi sebagai program akselerasi yang menjangkau pengusaha muda dari berbagai daerah. Selama lima tahun berjalan, program ini telah menarik minat ribuan peserta dan menjangkau 13 kota di Indonesia, dengan fokus pada lima sektor bisnis, yakni Food & Beverage (F&B), Home Decor & Craft, Accessories & Beauty, Fashion & Wastra, serta Healthcare/Wellness. Hingga saat ini, program PMB telah mencatatkan lebih dari 4.500 UMKM terdaftar, dengan total saldo simpanan peserta mencapai Rp7,1 miliar serta plafon pembiayaan yang dimanfaatkan sebesar Rp5,3 miliar. Salah satu penerima penghargaan sekaligus Juara Favorit PMB 2025, Owner Bakehouse Palembang Pipit Permatasari, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diterima selama program berlangsung. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa dari masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memperluas dampak positif bisnis kami,” ujar Pipit. Ia menambahkan bahwa selama pelaksanaan PMB 2025, para finalis menjalani rangkaian seleksi dan pembinaan yang komprehensif. Dalam masa inkubasi sejak Oktober 2025, peserta mendapatkan kurikulum bisnis terstruktur yang dirancang untuk memperkuat fundamental usaha sekaligus strategi pertumbuhan. Materi yang diberikan meliputi penguatan visi dan model bisnis, strategi pemasaran dan branding, manajemen keuangan dan perpajakan, kepemimpinan, ekspansi pasar, hingga penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). Sebagai informasi, para juara PMB 2025 merupakan peserta terpilih yang berhasil melewati proses seleksi dari ribuan pendaftar di seluruh Indonesia, mulai dari tahap Top 150, Top 75, hingga finalis Top 20. Berikut ditetapkan lima juara kategori bisnis, yaitu: PT Sanfood Brilian Indonesia sebagai Best of the Best Winner – Food & Beverage Category, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Boolao sebagai Best of the Best Winner – Fashion & Wastra Category, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Ebony Watch sebagai Best of the Best Winner – Accessories & Beauty Category, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Faber Instrument Indonesia sebagai Best of the Best Winner – Home Decor & Craft Category, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Six Scents (Healthcare/Wellness) sebagai Best of the Best Winner – Healthcare & Wellness Category, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Hody sebagai Favorite Winner – Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi : Dhanny Corporate Secretary Telp. : 021-575-1966 Fax. : 021-570-091 email : [email protected] #BBRI#BRI#Entrepreneur#Pemberdayaan UKM#Pengusaha Muda BRILIaN

artikel, artikel-pmb, Uncategorized

Top 75 Pengusaha Muda BRILiaN 2025: Kurasi, Pembinaan, dan Akselerasi Bisnis

Informasi selengkapnya di Instagram: @pengusahamudabrilian Program Pengusaha Muda BRILiaN disusun sebagai rangkaian pembinaan berjenjang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan wirausaha muda dengan potensi pertumbuhan jangka panjang. Setelah melalui tahap awal seleksi, program ini menetapkan Top 150 Pengusaha Muda BRILiaN sebagai kelompok wirausaha terpilih yang menunjukkan kinerja, kreativitas, serta prospek usaha yang menjanjikan. Tahap berikutnya difokuskan pada proses kurasi lanjutan, di mana setiap peserta dievaluasi secara lebih mendalam. Penilaian tidak hanya melihat inovasi produk, tetapi juga kesiapan bisnis, konsistensi operasional, serta kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Dari proses ini, terpilih Top 75 Pengusaha Muda BRILiaN sebagai pelaku usaha yang dinilai paling siap untuk melangkah ke fase pengembangan selanjutnya. Sebanyak 75 Pengusaha Muda BRILiaN yang terkurasi berasal dari lima kategori utama, yaitu Food & Beverage (F&B) sebanyak 17 pelaku usaha, Fashion & Wastra sebanyak 20 pelaku usaha, Healthcare/Wellness sebanyak 10 pelaku usaha, Accessories sebanyak 14 pelaku usaha, serta Home Décor & Craft sebanyak 14 pelaku usaha. Komposisi ini mencerminkan keberagaman sektor yang menjadi penggerak ekonomi kreatif dan industri berbasis kesehatan di Indonesia. Selain lintas kategori, para Pengusaha Muda BRILiaN dalam Top 75 juga mewakili berbagai wilayah strategis, meliputi Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar. Keberagaman daerah ini menunjukkan bahwa potensi kewirausahaan tumbuh secara merata dan memiliki karakter kuat di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai bagian dari tahapan pengembangan, seluruh Top 75 Pengusaha Muda BRILiaN memperoleh sesi mentoring online bersama para mentor berpengalaman yang memiliki insight mendalam di bidang bisnis dan industri. Melalui sesi ini, para peserta dibekali perspektif strategis, pembelajaran praktis, serta pendampingan yang relevan untuk menghadapi tantangan pengembangan usaha ke depan. Melalui proses berjenjang dari Top 150 hingga Top 75, BRI terus memperkuat perannya dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang terarah dan berkelanjutan. Program Pengusaha Muda BRILiaN diharapkan mampu melahirkan pengusaha muda yang adaptif, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

artikel, artikel-pmb, categorypmb

Top 100 Pengusaha Muda BRILiaN 2025: Kekuatan Inovasi Lintas Kategori dan Wilayah

Program Top 150 Pengusaha Muda Brilian BRI menyoroti peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan sektor kesehatan di Indonesia. Para pengusaha terpilih merupakan talenta terbaik yang telah melalui proses seleksi dan berasal dari lima kategori utama, yaitu Food & Beverage (F&B), Fashion & Wastra, Accessories & Beauty, Home Décor & Craft, serta Healthcare/Wellness. Mereka juga merepresentasikan berbagai wilayah strategis, meliputi Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar. Food & Beverage (F&B) Pengusaha muda pada kategori Food & Beverage (F&B) menunjukkan kemampuan dalam mengolah potensi lokal menjadi produk yang relevan dengan selera pasar masa kini. Inovasi pada rasa, kemasan, serta model distribusi menjadi kekuatan utama dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Keberagaman latar wilayah para pelaku turut menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus memberikan nilai tambah bagi komunitas sekitarnya. Fashion & Wastra Kategori Fashion & Wastra menghadirkan pengusaha muda yang menjadikan identitas budaya sebagai fondasi kreativitas. Nilai tradisi diolah secara modern melalui desain, teknik produksi, serta storytelling merek yang kuat. Kehadiran para pelaku dari berbagai daerah menunjukkan bahwa wastra Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai produk bernilai tinggi, baik di pasar nasional maupun internasional. Accessories & Beauty Pada kategori Accessories & Beauty, pengusaha muda menampilkan keseimbangan antara estetika, kualitas, dan kepercayaan konsumen. Produk yang dihadirkan tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, keberlanjutan, serta kenyamanan penggunaan. Kategori ini mencerminkan kepekaan pelaku usaha terhadap perubahan gaya hidup dan kebutuhan konsumen modern. Home Décor & Craft Pengusaha muda dalam kategori Home Décor & Craft mengangkat keunikan material lokal dan keterampilan tangan menjadi produk bernilai seni sekaligus fungsional. Kreativitas desain yang berpadu dengan kearifan lokal menghasilkan karya yang mampu memperkuat identitas merek, sekaligus memberdayakan pengrajin daerah. Kategori ini membuktikan bahwa produk berbasis budaya memiliki daya tarik yang konsisten dan berkelanjutan. Healthcare/Wellness Kategori Healthcare/Wellness menegaskan peran pengusaha muda dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Solusi yang dihadirkan berfokus pada gaya hidup sehat, perawatan diri, serta pendekatan preventif terhadap kesehatan. Melalui inovasi yang relevan dan bertanggung jawab, para pelaku di kategori ini berkontribusi dalam membangun ekosistem kesehatan yang lebih inklusif dan adaptif. Melalui Top 150 Pengusaha Muda BRILiaN 2025, BRI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengusaha muda terpilih, sekaligus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan wirausaha lintas kategori dan wilayah. Para pelaku terpilih diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia.

Long Story Short
kisahsuksesalumni

Naik Kelas Bareng Pengusaha Muda BRILiaN, Patricia Ardiani Buktikan Brand Lokal Bisa Go Global!

Menjadi pemenang Pengusaha Muda BRILiaN 2024 bukanlah perjalanan yang singkat bagi Patricia Ardiani, Co-Founder & CEO dari brand Long Story Short. Di balik senyum dan semangatnya, tersimpan proses panjang penuh pembelajaran, perjuangan, dan keyakinan bahwa setiap langkah kecil bisa membawa dampak besar bagi bisnis lokal Indonesia. “Motivasi saya mengikuti program Pengusaha Muda BRILiaN adalah untuk bisa naik kelas,” ujar Patricia dengan penuh semangat. “Naik kelas dalam banyak hal, mulai dari koneksi, pengetahuan, pengalaman, hingga wawasan. Saya yakin dengan mengikuti program ini secara maksimal dan berkompetisi dengan semangat tinggi, saya bisa menumbuhkan semangat baru sekaligus mendorong bisnis kami berkembang lebih jauh.” Bagi Patricia, Pengusaha Muda BRILiaN bukan sekadar program inkubasi bisnis. Ia menggambarkannya sebagai ruang belajar yang menyeluruh; tempat para pelaku usaha muda bisa menata ulang strategi bisnis, memperkuat fondasi manajemen, dan memperluas jejaring dengan sesama pengusaha yang memiliki visi serupa. “Pengalaman saya sangat menyenangkan,” kenangnya. “Banyak bertemu teman-teman pengusaha lain yang keren, sekaligus belajar dari wali kelas, mentor, dan super mentor yang luar biasa. Setiap sesi membawa perspektif baru. Dari mulai mempertajam value brand hingga memperkuat perencanaan keuangan, semua ilmunya aplikatif dan langsung bisa diterapkan dalam bisnis.” Kemenangan Patricia di Pengusaha Muda BRILiaN 2024 bukan hanya sebuah prestasi, tapi juga awal dari babak baru dalam perjalanan Long Story Short. Melalui program ini, Patricia dan timnya berhasil menemukan banyak peluang baru untuk mengembangkan bisnisnya. “Dengan mengikuti dan memenangkan program ini, kami mendapat banyak kesempatan dalam bisnis, baik dari segi kolaborasi maupun ekspansi. Selain itu, pengalaman ini menjadi dasar yang kuat untuk melangkah lebih jauh ke depan,” jelasnya. Sebagai seorang pengusaha muda, Patricia membawa filosofi yang melekat kuat dalam setiap langkahnya: menjadi brand Indonesia yang mendunia dengan membawa nilai craftsmanship lokal berkualitas tinggi. “Kami ingin menunjukkan bahwa produk buatan anak bangsa bisa memiliki nilai estetika, kualitas, dan daya saing yang tinggi di pasar global,” tuturnya. Long Story Short bukan sekadar brand aksesoris dan kecantikan, melainkan representasi dari cerita, perjalanan, dan karya anak muda Indonesia yang percaya pada nilai-nilai otentik dan berkelanjutan. Patricia menegaskan bahwa keikutsertaannya di Pengusaha Muda BRILiaN telah menjadi momentum penting yang membantunya melihat bisnis dari perspektif baru yakni lebih strategis, lebih terarah, dan lebih berani bermimpi besar. Melalui kemenangannya di Pengusaha Muda BRILiaN 2024, Patricia Ardiani membuktikan bahwa ketika niat, ilmu, dan semangat berpadu, mimpi untuk membawa brand lokal menuju panggung dunia bukanlah sekadar long story, melainkan short step menuju masa depan yang lebih gemilang.

PMB 2025
artikel, artikel-pmb

BRI Hadirkan Pengusaha Muda BRILiaN 2025: Dorong Semangat Pemuda dan Wujudkan UKM Naik Kelas

Jakarta – Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Selasa (28/10/2025), Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menghadirkan Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025. Program akselerasi bisnis ini dibuat untuk mendukung pengembangan wirausaha muda di seluruh Indonesia, sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi dan tekad membangun bangsa di kalangan generasi muda. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 akan berlangsung hingga Januari 2026 dengan fokus pada lima sektor utama: Food & Beverages, Home Decor & Craft, Accessories & Beauty, Fashion & Wastra, serta Healthcare/Wellness. Melalui program ini, BRI terus memperkuat ekosistem UMKM nasional lewat inovasi, digitalisasi, dan peningkatan kapasitas para pelaku usaha muda di berbagai daerah. Baca juga: 5 Transformasi Nadine Chandrawinata: Dari Selebriti ke Pejuang Ekologi 5 Syifa Hadju dan Persahabatannya dengan Sesama Selebriti Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris, menegaskan bahwa peran pengusaha muda sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. “Kami yakin semangat pemuda adalah pondasi utama ekonomi bangsa. Melalui program Pengusaha Muda BRILiaN, BRI ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tapi juga sebagai mitra pertumbuhan bagi UMKM di Indonesia,” jelasnya. Tahun ini, Pengusaha Muda BRILiaN 2025 digelar di delapan wilayah besar: Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar. Lebih dari 2.700 pelaku usaha dari berbagai sektor telah mendaftar untuk mengikuti program ini. Para peserta akan menjalani proses seleksi dan pendampingan intensif selama 15 minggu, hingga akhirnya terpilih lima UKM terbaik dari setiap kategori. Selama masa inkubasi, mereka akan dibimbing langsung oleh Super Mentor ternama seperti Billy Boen (Founder & CEO Young On Top; Managing Partner Maven Asia Capital) dan Reza Aryabima (CEO & Co-Founder Artisan Professional), bersama para mentor inspiratif lainnya. Pemenang program ini berkesempatan membawa pulang total hadiah ratusan juta rupiah serta pinjaman bunga 0% dari BRI. Salah satu alumni program tahun lalu, Herry Kurniadi, Owner DBFOODS dan juara kategori Food & Beverages 2024, mengaku mendapat banyak manfaat dari keikutsertaannya. “Program ini memberi kami blueprint bisnis yang jelas dan membantu kami fokus ke segmen potensial masa depan. Selain itu, networking dengan para finalis membuka peluang kolaborasi yang sebelumnya nggak pernah kami bayangkan,” ungkapnya. Kesuksesan DBFOODS menjadi contoh nyata bagaimana Pengusaha Muda BRILiaN mampu membantu bisnis lokal naik level. Melalui Pengusaha Muda BRILiaN 2025, BRI terus berkomitmen untuk mencetak lebih banyak UKM naik kelas, memperkuat daya saing pengusaha muda Indonesia, dan membangun ekosistem bisnis yang tangguh di era global. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi pengusahamudabrilian.com.

Mambucha
kisahsuksesalumni

Dari Dapur Rumahan ke Panggung Nasional, Perjalanan Mambucha di Pengusaha Muda BRILiaN 2024

Berawal dari keinginan sederhana untuk belajar dan berkembang, Anita Hartono, pendiri Mambucha, melangkah ke program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 dengan tekad kuat untuk membawa bisnisnya naik ke level berikutnya. Ia ingin menemukan cara agar misi Mambucha; menyehatkan masyarakat melalui minuman fermentasi alami, yang bisa tumbuh lebih cepat dan berdampak lebih luas. “Saya ikut Pengusaha Muda BRILiaN karena ingin dapat ilmu untuk akselerasi bisnis dan memperluas jaringan. Program ini terasa pas untuk membawa Mambucha berkembang dengan lebih terarah,” ujar Anita. Selama mengikuti program, Anita menggambarkan pengalamannya seperti kembali bersekolah, tapi versi yang lebih nyata dan aplikatif. Ia belajar langsung dari para ahli di bidang bisnis, branding, hingga strategi pengembangan usaha. “Senang banget, rasanya seperti sekolah lagi tapi langsung belajar dari praktisi. Setiap sesi penuh insight baru, dan saya jadi tahu bagaimana mempersiapkan diri, tim, serta perusahaan untuk berani bermimpi dan tumbuh lebih cepat,” katanya. Salah satu momen yang paling mengubah cara berpikirnya adalah ketika sesi mentoring di awal program. Dari situ, Anita mulai menanamkan pola pikir baru, bahwa bisnis kecil pun bisa membawa perubahan besar. “Dulu saya berpikir, UMKM itu cukup asal jalan dan bertahan. Tapi mentor saya bilang, ‘bisnismu harus berdampak, bahkan bisa mengubah dunia.’ Kalimat itu nempel banget sampai sekarang. Saya jadi melihat Mambucha dari perspektif baru: bisnis yang bisa tumbuh sehat sekaligus membuat dunia lebih baik,” ungkapnya. Mindset itu menjadi titik balik bagi Anita dan tim Mambucha. Sebagai brand di industri healthcare/wellness, mereka kini lebih percaya diri melangkah membawa misi “Sehatkan Indonesia”. Terlebih setelah menjadi pemenang di bidang healthcare, Anita merasa ada tanggung jawab moral untuk terus menjaga kualitas produk dan memperluas manfaatnya. “Saya merasa diberi amanah besar. Kami terus berusaha menghadirkan produk terbaik dan tetap memberi dampak sosial. Mambucha secara rutin kami kirim ke rumah singgah, panti asuhan, bahkan ke rumah sakit seperti RS Kanker Dharmais, agar bisa membantu pasien dalam proses pemulihan mereka,” tuturnya. Baginya, membangun kepercayaan konsumen adalah hal paling penting dalam mempertahankan bisnis. Bukan sekadar menjual produk, tetapi juga menjaga komunikasi dan kedekatan dengan pelanggan. “Hubungan dengan konsumen itu kunci. Kami aktif berinteraksi lewat media sosial, chat admin, after sales service, juga lewat komunitas dan kelas edukasi. Kami ingin pelanggan merasa didengar dan tahu bahwa kami hadir untuk memberi solusi sesuai kebutuhan mereka,” jelas Anita. Kini Mambucha bukan hanya dikenal sebagai minuman kombucha lokal, tapi juga simbol gaya hidup sehat dan sadar lingkungan. Lewat Pengusaha Muda BRILiaN 2024, Anita Hartono membuktikan bahwa ketika bisnis dijalankan dengan niat baik dan visi yang jelas, pertumbuhan dan dampak positif akan berjalan beriringan. Dari setiap botol Mambucha, ada semangat untuk menyebarkan kesehatan, keberanian untuk bermimpi besar, dan keyakinan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana.

Supergoat
kisahsuksesalumni

Susu Kambing Naik Kelas! Supergoat Tembus Ajang Pengusaha Muda BRILiaN 2024

Tak ada yang menyangka, dari sebuah produk susu kambing, Supergoat kini menjelma menjadi salah satu brand yang paling menarik perhatian di ajang Pengusaha Muda BRILiaN 2024. Di balik kesuksesan tersebut berdirilah sosok tangguh, Sri Widayati, pendiri dan pemilik Supergoat yang datang dengan niat sederhana: ingin belajar dan terus berkembang. “Saya memang tipe orang yang selalu haus ilmu. Ketika tahu ada program Pengusaha Muda BRILiaN, saya langsung tertarik karena programnya beda dari yang lain. Bukan hanya teori, tapi juga banyak praktik nyata yang bisa langsung saya terapkan di bisnis,” tutur Sri. Bagi Sri, mengikuti program ini terasa seperti membuka lembaran baru dalam perjalanan bisnisnya. Setiap sesi mentoring, kelas bisnis, hingga kesempatan berjejaring menjadi pengalaman berharga. “Rasanya luar biasa. Pembicara dan mentor yang dihadirkan semuanya keren, setiap pertemuan selalu memberikan insight baru. Dari situ saya jadi paham bagaimana membawa Supergoat ke arah yang lebih besar,” ujarnya. Momen yang paling berkesan bagi Sri terjadi ketika ia berhasil menutup kesepakatan dengan seorang buyer hanya dalam waktu lima menit. “Deg-degan banget, tapi justru itu pengalaman yang tak terlupakan. Dari situ saya belajar pentingnya menyampaikan nilai produk dengan cepat, tepat, dan meyakinkan,” kenangnya sambil tersenyum. Tak hanya menambah wawasan, program Pengusaha Muda BRILiaN juga membantu Supergoat memperluas jangkauan. Melalui berbagai kanal promosi dan jejaring yang dibangun selama program, nama Supergoat kini makin dikenal luas. “Banyak sekali orang hebat yang saya temui di sini, dan mereka sangat mendukung. Efeknya terasa banget untuk awareness Supergoat,” ujar Sri. Menurutnya, yang membuat Supergoat begitu disukai bukan hanya karena kualitas produknya, tapi juga manfaat dan dampak sosial yang dibawanya. Dengan jaringan reseller yang solid dan loyal, Supergoat tidak sekadar menjual susu kambing, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi banyak orang. “Supergoat bisa besar karena kami tumbuh bersama reseller. Mereka adalah bagian penting dari keluarga besar kami,” tambah Sri penuh bangga. Kini, setelah melewati serangkaian pembelajaran dan pengalaman di Pengusaha Muda BRILiaN, Sri Widayati melangkah dengan semangat baru. Bagi dirinya, kesuksesan bukan semata soal pencapaian, tapi tentang proses belajar tanpa henti dan keberanian untuk terus berinovasi. Dari segelas susu kambing, lahirlah kisah tentang ketekunan, pembelajaran, dan perubahan. Perjalanan Sri Widayati bersama Supergoat menjadi bukti bahwa produk lokal, jika dikelola dengan visi dan hati, mampu bersaing dan menginspirasi banyak orang.

BUMBI
kisahsuksesalumni

Bukan Popok Biasa: BUMBI Ubah Produk Kain Jadi Fashion Ramah Lingkungan yang Dicari Banyak Orang

Awalnya, BUMBI hanya ingin mempercepat misinya menggantikan popok dan pembalut sekali pakai dengan produk kain yang nyaman, estetik, dan berkelanjutan. Tapi di balik niat itu, ada sosok Celia Siura, Founder BUMBI, yang punya mimpi lebih besar: membuktikan bahwa produk ramah lingkungan bisa tetap stylish, fungsional, dan punya daya saing di industri fashion nasional. Itulah yang mendorong Celia bergabung ke program Pengusaha Muda BRILiaN 2024. Baginya, program ini bukan sekadar ajang pembelajaran bisnis, melainkan wadah untuk memperkuat arah dan fondasi agar BUMBI siap bersaing di level yang lebih luas. Pengusaha Muda BRILiaN menawarkan akses ke mentor, jejaring bisnis, dan peluang kolaborasi dengan pelaku industri yang sejalan dengan nilai-nilai BUMBI. Sejak awal, Celia melihat Pengusaha Muda BRILiaN sebagai langkah strategis untuk menyiapkan scale-up. “Kami ingin memperkuat brand, memperbaiki standar kualitas, dan membangun sistem yang siap tumbuh,” ungkap Celia Siura. Tapi perjalanan di Pengusaha Muda BRILiaN ternyata jauh lebih intens dari yang dibayangkan. Mulai dari branding, costing, hingga quality control, menantang mereka untuk berpikir lebih strategis dan efisien. Melalui sesi mentoring, Celia dan tim mendapat panduan langsung untuk memperbaiki unit ekonomi per produk, sekaligus belajar menavigasi business matching dengan calon mitra potensial. Hasilnya nyata: penetapan harga kini lebih presisi per segmen, SOP produksi makin solid, dan arah komunikasi brand lebih tajam untuk kanal digital maupun retail. Baca juga: Bukan Sekadar Program, Tapi Titik Balik Bisnis! Begini Cerita Gulalibooks Setelah Ikut Pengusaha Muda BRILiaN 2024 Strategi DBFOODS yang Bikin Mereka Juara di Pengusaha Muda BRILiaN 2024! Namun, yang paling membekas bagi Celia bukan hanya ilmu bisnisnya, melainkan perubahan cara pandang terhadap produk. Ia menyadari bahwa produk yang baik bukan hanya tentang kualitas bahan, tapi juga tentang cerita dan dampaknya. “Produk bagus harus bisa bercerita dan terukur,” katanya. Ia ingin setiap karya BUMBI menjawab dua hal penting: mengapa produk ini dibuat, dan sejauh apa pengaruhnya terhadap lingkungan. BUMBI tidak hanya melindungi bayi, tapi juga sungai, sebuah pesan yang kini mereka bawa ke desain, kemasan, hingga konten digital. Setiap klaim seperti “easy to wash” atau “mengurangi sampah” dilengkapi data sederhana agar mudah dipahami keluarga dan mitra bisnis. Perpaduan narasi yang kuat dan bukti nyata membuat BUMBI semakin dipercaya oleh pasar. Dari program Pengusaha Muda BRILiaN, posisi BUMBI di industri fashion juga ikut naik kelas. Mereka kini dikenal bukan hanya sebagai brand ramah lingkungan, tetapi sebagai fashion-functional brand yang memenuhi standar ritel modern, mulai dari konsistensi ukuran, hasil akhir yang lebih rapi, label elegan, hingga kurasi koleksi yang relevan dengan pasar. Dalam hal desain, Celia menggabungkan unsur wastra lokal dengan sentuhan fashion modern yang minimalis. Warna-warna natural digunakan sebagai aksen utama, sementara jahitan dibuat clean untuk menonjolkan kesan modern. Bahan utamanya tetap katun lembut yang breathable, menciptakan kenyamanan tanpa mengorbankan gaya. Produksi BUMBI juga dilakukan secara inklusif: melibatkan perajin perempuan lokal, dan sisa bahan (offcuts) diubah menjadi aksesori baru; bukti nyata komitmen terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas. Kini, setelah melewati rangkaian panjang di Pengusaha Muda BRILiaN, Celia dan tim BUMBI tidak hanya lebih siap bersaing, tetapi juga semakin yakin dengan visinya. Mereka tidak sekadar menjual produk, melainkan memperkenalkan cara baru melihat fashion: sebagai sesuatu yang fungsional, berkelanjutan, dan punya makna sosial. Dari popok kain, mereka melangkah lebih jauh, menjadikan gaya hidup sirkular sebagai hal yang biasa, bukan pengecualian.

DBFoods
kisahsuksesalumni

Strategi DBFOODS yang Bikin Mereka Juara di Pengusaha Muda BRILiaN 2024!

Motivasi utama DBFOODS ikut Program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 berangkat dari keinginan sederhana namun besar yaitu, membawa bisnis mereka bersaing di level nasional dan menguji sejauh mana model bisnis yang dibangun mampu terbang lebih tinggi. Selain itu, tim DBFOODS juga terinspirasi oleh para finalis dan pemenang Program Pengusaha Muda BRILiaN tahun-tahun sebelumnya yang tampil begitu matang dalam presentasi bisnis di Demo Day. Mereka ingin berada di posisi itu mampu berbicara dengan data, menyampaikan ide dengan yakin, dan membangun bisnis dengan arah yang jelas. Ada pula sosok Billy Boen, Supermentor Program Pengusaha Muda BRILiaN sekaligus tokoh yang selama ini menginspirasi mereka dalam membangun DBFOODS. Begitu tahu beliau terlibat dalam program ini, tim DBFOODS langsung mantap mendaftar. “Minimal kami bisa belajar langsung dari beliau. Soal kalah atau menang, itu urusan belakangan,” ujar Herry, Owner DBFOODS. Selama mengikuti Program Pengusaha Muda BRILiaN, perjalanan DBFOODS bukan hanya tentang pembelajaran bisnis, tapi juga tentang membangun mental dan keberanian keluar dari zona nyaman. Para mentor dan supermentor benar-benar menantang setiap peserta untuk berpikir lebih kritis dan strategis. Model bisnis DBFOODS bahkan dirombak total agar lebih relevan dengan pasar saat ini dan masa depan. “Kami dipaksa untuk benar-benar memahami arah bisnis kami. Program Pengusaha Muda BRILiaN membantu kami menyusun blueprint bisnis untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan,” jelas Herry. Melalui setiap sesi mentoring dan tugas mingguan, mereka belajar melihat bisnis bukan hanya dari kacamata operasional, tapi dari sisi inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan. Baca juga: Bukan Sekadar Program, Tapi Titik Balik Bisnis! Begini Cerita Gulalibooks Setelah Ikut Pengusaha Muda BRILiaN 2024 Dari pengalaman itu, DBFOODS menyadari bahwa industri F&B sedang bergerak menuju tren yang sangat spesifik. Dalam sepuluh tahun ke depan, pasar akan semakin menuntut produk makanan yang instant use, dikemas secara individual, dan menawarkan value for money. Artinya, produk yang bertahan adalah produk yang memberi kemudahan maksimal dengan harga yang sesuai kualitas. Pabrikasi dan mass production akan menjadi fondasi penting bagi para pengusaha F&B agar tetap kompetitif. Melalui Program Pengusaha Muda BRILiaN, DBFOODS belajar membaca arah industri dengan lebih tajam dan menyesuaikan model bisnisnya agar tetap relevan dalam jangka panjang. Selain membentuk pola pikir dan strategi baru, Program Pengusaha Muda BRILiaN juga memberikan dampak besar bagi pengembangan jaringan bisnis. Hubungan antara peserta, mentor, dan supermentor menciptakan kolaborasi nyata. Salah satunya, DBFOODS bahkan berhasil meluncurkan produk baru hasil kolaborasi dengan salah satu rivalnya di Program Pengusaha Muda BRILiaN 2024, yang kini justru menjadi partner bisnis sekaligus supplier utama. “Dari rival jadi rekan bisnis, itu sesuatu yang nggak bisa dibeli. Program Pengusaha Muda BRILiaN memberi kami jejaring baru dan peluang kolaborasi yang konkret,” tutur Herry. Selain ilmu dan jaringan, hadiah uang tunai sebagai Juara 1 Program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 juga menjadi dorongan besar bagi mereka untuk mempercepat ekspansi bisnis. Menurut Herry, nilai hadiah tersebut termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia dan sangat membantu proses produksi serta pengembangan inovasi. Kini, DBFOODS menjadikan Future Oriented Innovation (FOI) sebagai strategi utama. Mereka tidak menunggu tren datang, tapi justru menciptakannya lebih dulu. DBFOODS rutin mempelajari perkembangan industri makanan di China dan Singapore untuk memprediksi arah pasar lima tahun ke depan. Apa yang sukses di Singapore hari ini akan segera mereka adaptasi menjadi produk baru di Indonesia. Bahkan, mereka sudah membangun jaringan reseller di Singapore untuk menguji respon pasar sebelum meluncurkan produk di dalam negeri. Dengan cara ini, DBFOODS tidak hanya bereaksi terhadap tren, tapi menjadi pelopor di segmen instant meal yang efisien dan bernilai. Perjalanan DBFOODS di Pengusaha Muda BRILiaN 2024 membuktikan bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari proses belajar dan bertransformasi. Dari mental yang ditempa, model bisnis yang direvisi, hingga strategi masa depan yang lebih jelas, semuanya berawal dari kemauan untuk bertumbuh. Bagi Herry dan timnya, Program Pengusaha Muda BRILiaN bukan hanya program kompetisi, tapi sekolah bisnis yang nyata, tempat di mana UMKM belajar menjadi besar, bukan karena keberuntungan, tapi karena visi dan inovasi yang terus dikembangkan.

GulaliBooks
kisahsuksesalumni

Bukan Sekadar Program, Tapi Titik Balik Bisnis! Begini Cerita Gulalibooks Setelah Ikut Pengusaha Muda BRILiaN 2024

Kadang, langkah kecil bisa membuka jalan besar. Itulah yang dirasakan oleh Gulalibooks, salah satu peserta Program Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) 2024. Awalnya mereka hanya ingin ikut program ini untuk memperdalam ilmu bisnis, namun ternyata pengalaman di PMB mengubah banyak hal, terutama cara mereka melihat potensi produk dan nilai dari bisnis yang dijalankan. Motivasi Gulalibooks ikut Pengusaha Muda BRILiaN sangat sederhana yaitu, ingin berkembang dan membawa usahanya naik kelas. Program ini dianggap lengkap karena mencakup banyak hal penting yang dibutuhkan UMKM, mulai dari inkubasi bisnis, strategi pemasaran, manajemen keuangan, penguatan produk, hingga pengelolaan SDM. Semua difasilitasi dengan sistematis dan mudah diterapkan. “Yang bikin beda, Pengusaha Muda BRILiaN nggak cuma teori. Kita juga dapat mentoring langsung dari praktisi dan kesempatan untuk bertemu investor. Itu priceless banget,” ungkap tim Gulalibooks. Selama program berlangsung, mereka mendapat banyak pengalaman berharga. Setiap minggu selalu ada materi baru dan tugas yang bisa langsung diterapkan untuk mengembangkan bisnis. Proses mentoring dan pitching juga membuka wawasan tentang bagaimana mengelola usaha dengan lebih efektif. “Dari situ kami sadar, bisnis kami berkembang tanpa terasa,” ujar Fauzia, Founder Gulalibooks. Hasilnya terasa sangat nyata setelah mengikuti Pengusaha Muda BRILiaN ini. Gulalibooks kini memiliki sistem manajemen yang lebih rapi, strategi pemasaran yang lebih kuat, dan operasional yang lebih efisien. Tugas-tugas yang diberikan selama program juga sangat aplikatif, bukan sekadar teori, sehingga langsung berdampak pada peningkatan omzet bisnis. Salah satu hal paling berkesan yang mereka pelajari dari Pengusaha Muda BRILiaN adalah pentingnya value creation, bagaimana menciptakan nilai tambah di setiap produk. Dalam dunia home decor, nilai produk tidak hanya di keindahan, tetapi juga di fungsi dan cerita di baliknya. Gulalibooks menemukan bahwa buku anak bisa lebih dari sekadar bacaan. Buku bisa menjadi bagian dari dekorasi rumah, mempercantik ruangan, sekaligus menciptakan momen kebersamaan dalam keluarga. Pesan utama dari Pengusaha Muda BRILiaN sederhana tapi kuat: bisnis yang sukses adalah bisnis yang mampu memberi nilai nyata bagi konsumen. Program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 membantu Gulalibooks menemukan arah baru dalam mengembangkan produknya. Mereka kini lebih percaya diri menghadirkan inovasi di bidang literasi interaktif yang tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tapi juga memperindah suasana rumah dan mempererat bonding keluarga. Dari situ, Gulalibooks semakin yakin bahwa potensi UMKM Indonesia bisa tumbuh besar dengan dukungan pembinaan dan ekosistem yang tepat. Menariknya, perjalanan mereka di dunia home decor sebenarnya dimulai secara tidak sengaja. “Kami awalnya ingin ikut di kategori literasi anak, tapi karena belum tersedia, akhirnya masuk ke kategori home decor,” ujar mereka sambil tertawa. Namun justru dari keterbatasan itulah muncul ide baru, yakni buku anak yang punya fungsi ganda; indah dilihat, bermanfaat dibaca. Tantangan terbesar adalah mengedukasi pasar agar memahami konsep ini. Tapi lewat bimbingan para mentor Pengusaha Muda BRILiaN, mereka berhasil menemukan cara komunikasi yang tepat agar nilai produk bisa tersampaikan dengan baik. Kini Gulalibooks membuktikan bahwa dengan semangat belajar dan dukungan dari program yang tepat, UMKM Indonesia bisa melangkah lebih jauh. Program Pengusaha Muda BRILiaN bukan hanya ajang kompetisi, tapi wadah untuk bertumbuh bersama. Dari perjalanan ini, Gulalibooks belajar bahwa bisnis yang baik bukan hanya soal mencari keuntungan, tapi juga tentang memberikan nilai, cerita, dan dampak positif bagi banyak orang. Kalau kamu punya impian untuk mengembangkan bisnis dan ingin naik kelas, mungkin ini saatnya ikut jejak mereka. Siapa tahu, kisah sukses berikutnya adalah milikmu. 

Need Help?
Scroll to Top